Masalah air sumur di Indonesia bisa dikatakan sangat beragam. Penyebabnya bisa dikarenakan air tersebut telah tercemar limbah, kesalahan teknis dalam pembuatan sumur, struktur tanah, intrusi air laut, dll.

Berikut ini adalah tips dan trik singkat dalam mengatasi berbagai permasalahan air sumur:

Masalah Air sumur yang keruh

Air sumur yang keruh merupakan problem yang banyak ditemui dalam kaitannya dengan air bersih di Indonesia. Air yang keruh dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah galian sumur yang tidak terlalu dalam, alasan geologis atau struktur tanah yang kurang baik, hujan deras atau hujan terus-menerus yang dapat menyebabkan tanah di sekitar sumur menjadi lunak atau berlumpur sehingga berefek terhadap air sumur, dan sumur yang rusak akibat kebocoran pipa.

Solusi:

Untuk menjernihkan air yang keruh, maka solusi paling tepat adalah menggunakan Filter Pasir Silika . Filter air umumnya memiliki keunggulan tahan lama yaitu sekitar pemakaian kurang lebih 5 tahun, tergantung pada perawatannya. Oleh karena itu, sebaiknya saringan silika dibersihkan sekurang-kurangnya satu minggu sekali. Sementara, jika air keruh tersebut tidak terlalu intens atau tidak terlalu pekat, maka Filter Housing 10 inchi khusus untuk keran juga dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Masalah Air sumur keruh dan terkadang berwarna kuning serta terlihat seperti ada lapisan minyak

Jika masalah pada air sumur tidak saja keruh namun terlihat agak berwarna kuning, maka permasalahannya tidak sekedar disebabkan oleh hujan atau struktur tanah yang kurang baik. Faktor itu bisa disebabkan karena terdapatnya kadar besi yang tinggi dan terlarut di dalam air. Permasalahan tersebut bisa berasal dari lapisan dalam pipa besi yang digunakan sebagai penghubung terlarut dalam air. Peristiwa ini bisa terjadi karena pH air yang rendah sehingga dapat melarutkan logam besi.

Sementara, lapisan minyak yang terlihat pada air menandakan terdapatnya aktifitas bakteri pemakan besi (Crenothrix, Lepothrix, Galleanella, Sinderocapsa dan Sphoerothylus) yang massif. Terlebih jika kadar CO2 juga terbilang tinggi, maka aktifitas bakteri tersebut akan menjadi semakin kentara.

Solusi:

Pada umumnya, air yang keruh dapat teratasi oleh Filter Pasir Silika. Namun, untuk menghilangkan warna kuning dan menyerap kandungan besi dalam air, maka dapat ditambahkan filter jenis lain, contohnya Filter Manganese Nazava dan Filter Pasir Karbon Nazava.

Bau kaporit pada Air PDAM

Kaporit atau Kalsium Hipoklorit atau disebut juga klorin merupakan senyawa kimia yang dipergunakan sebagai zat disinfektan pada air. Kaporit pada pelanggan PDAM sering dikeluhkan karena baunya. Hal ini disebabkan karena kaporit yang lambat larut dalam air. Butuh beberapa waktu untuk menghilangkan bau kaporit menjadi netral.

Solusi:

Jika bau kaporit tercium pekat, maka solusi umumnya adalah membiarkan beberapa saat agar bau kaporit benar-benar hilang atau larut dalam air sebelum digunakan.

Masalah Air di rumah menyebabkan gatal-gatal

Faktor yang membuat air di rumah Anda menyebabkan gatal-gatal bisa terjadi oleh beberapa hal. Bisa disebabkan hanya karena kandungan TDS yang melewati batas normal, kontaminasi bahan kimia atau faktor kuman dan bakteri. Dibutuhkan pengujian lebih lanjut untuk memastikan penyebab-penyebabnya tersebut.

Solusi untuk air bersih

Saringan pasir silika, merupakan rekomendasi produk dari kami untuk mengatasi masalah air sumur yang mengakibatkan gatal-gatal tersebut. Jika gatal-gatal tidak hilang, maka kemungkinan sumber air Anda tersebut telah terkontaminasi bahan kimia yang larut. Pemasangan karbon aktif yang disandingkan bersama alat penjernih air silika dapat mengatasi hal tersebut. Sebab, karbon aktif dapat menyerap kandungan kimia yang terdapat dalam air.

Air di rumah berbau tidak sedap seperti bau got

Air sumur yang berbau tidak sedap disebabkan karena faktor bakteri dan kadar H2S yang tinggi. Faktor tersebut umumnya terjadi karena sumber air atau sumur dibuat terlalu dekat dengan septic tank atau tempat pembuangan kotoran. Hal ini mungkin terjadi karena kesalahan teknis atau human error atau bisa jadi karena penurunan kualitas dari struktur tanah. Selain itu, air berbau juga bisa disebabkan karena kesalahan pembuatan sumur serapan atau terdapat tanaman yang tertimbun pada lapisan tanah jauh sebelum sumur dibuat, dan bisa saja dulunya daerah itu bekas sawah, rawa, atau hutan.

Solusi:

Umumnya, air yang berbau ini juga dapat diatasi menggunakan saringan pasir silika.

Related Posts